Januari 9, 2026

Tragedi Berdarah di Sudan: Serangan Drone Hantam Pemukiman, 8 Anak Tewas Mengenaskan

SNANEPAPUA.COM – Sebuah serangan pesawat tanpa awak (drone) yang menghancurkan sebuah rumah di kota el-Obeid, Sudan, telah merenggut nyawa sedikitnya 13 orang. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh petugas medis setempat yang menangani para korban di lokasi kejadian tak lama setelah ledakan terjadi.

Di antara belasan korban jiwa tersebut, delapan di antaranya dilaporkan adalah anak-anak yang tengah berada di dalam rumah saat serangan udara itu menghantam. Tragedi memilukan ini menjadi pengingat pahit akan eskalasi konflik yang terus berkecamuk di wilayah tersebut, di mana warga sipil seringkali menjadi pihak yang paling terdampak oleh kekerasan bersenjata.

Kota el-Obeid, yang terletak di bagian tengah Sudan, kini menjadi sorotan dunia internasional akibat serangan udara yang membabi buta di kawasan padat penduduk. Tim medis yang bertugas di lapangan menyatakan bahwa proses evakuasi berlangsung sangat dramatis karena kerusakan bangunan yang cukup parah menyulitkan petugas dalam mencari korban di bawah reruntuhan.

Konflik di Sudan yang telah berlangsung cukup lama telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang mendalam di berbagai sektor. Penggunaan teknologi drone dalam pertempuran di area pemukiman warga semakin meningkatkan risiko jatuhnya korban jiwa dari kalangan non-kombatan, terutama anak-anak yang tidak berdosa yang seharusnya mendapatkan perlindungan.

Hingga saat ini, berbagai lembaga kemanusiaan dan komunitas internasional terus mendesak agar pihak-pihak yang bertikai segera melakukan gencatan senjata demi alasan kemanusiaan. Tragedi di el-Obeid ini menambah daftar panjang catatan kelam kekejaman perang yang harus segera dihentikan sebelum lebih banyak nyawa warga sipil melayang sia-sia.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua