SNANEPAPUA.COM – Sebuah serangan rudal dahsyat kembali mengguncang kota Kharkiv, Ukraina, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di kalangan warga sipil. Otoritas setempat melaporkan bahwa sedikitnya dua orang tewas dalam insiden mematikan tersebut, di mana salah satu korbannya diketahui merupakan seorang anak kecil yang tidak berdosa.
Ledakan besar yang terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk ini memicu kepanikan luar biasa di tengah masyarakat yang sedang beraktivitas. Tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan bangunan, sementara asap tebal terlihat membumbung tinggi dari titik hantaman rudal.
Meskipun pihak Ukraina menuding serangan tersebut dilakukan oleh militer Rusia, pihak Moskow memberikan bantahan keras atas tuduhan tersebut. Pejabat Rusia menyatakan bahwa laporan mengenai serangan rudal yang mereka luncurkan ke arah warga sipil adalah tidak benar dan merupakan informasi yang menyesatkan.
Sebaliknya, pihak Rusia justru memberikan pernyataan yang menyudutkan pihak lawan. Mereka memberikan spekulasi bahwa ledakan dahsyat di Kharkiv tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kegagalan teknis atau ledakan amunisi milik militer Ukraina sendiri yang tidak sengaja terpicu di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, proses identifikasi korban masih terus berlangsung sembari pemerintah daerah berupaya memberikan bantuan medis darurat bagi warga yang terluka. Serangan ini kembali menambah daftar panjang penderitaan warga sipil di tengah konflik berkepanjangan yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Editor: SnanePapua
