Januari 10, 2026

Tragedi Banjir Bandang Sitaro: Jumlah Korban Tewas Bertambah Menjadi 16 Orang

SNANEPAPUA.COM – Kabar duka terus menyelimuti wilayah Sulawesi Utara menyusul bencana banjir bandang yang menerjang Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban jiwa dalam musibah ini kembali bertambah dan kini tercatat mencapai 16 orang yang telah berhasil ditemukan oleh tim evakuasi di lapangan.

Bencana alam yang terjadi secara mendadak ini memicu kepanikan luar biasa di tengah masyarakat setempat. Banjir bandang yang membawa material lumpur serta bebatuan besar tersebut meluluhlantakkan sejumlah pemukiman warga, terutama yang bermukim di sekitar daerah aliran sungai dan lereng perbukitan di Pulau Siau yang rawan longsor.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan setempat terus bekerja ekstra keras dalam melakukan proses pencarian di titik-titik yang terdampak paling parah. Penemuan jenazah tambahan ini menjadi bukti betapa dahsyatnya terjangan air bah yang melanda wilayah kepulauan tersebut dalam beberapa hari terakhir akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi.

Selain menelan korban jiwa, kerusakan infrastruktur di lokasi kejadian juga dilaporkan cukup masif. Akses jalan utama banyak yang terputus dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan berat akibat tertimbun material banjir. Pemerintah daerah setempat kini tengah berfokus pada pendataan menyeluruh serta penyaluran bantuan logistik bagi para pengungsi di posko-posko darurat.

Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah Sulawesi Utara. Koordinasi antara pihak berwenang dan warga diharapkan terus terjalin erat guna meminimalisir risiko serta mempercepat proses pemulihan pasca-bencana di Kepulauan Sitaro agar situasi segera kembali kondusif.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua