Januari 9, 2026

Tragedi Banjir Bandang di Pulau Siau: 16 Warga Meninggal Dunia dan 4 Orang Masih Hilang

SNANEPAPUA.COM – Bencana alam memilukan melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Banjir bandang yang menerjang pada Senin (5/1) dini hari tersebut dilaporkan menelan korban jiwa dalam jumlah yang cukup signifikan dan menyisakan duka mendalam bagi warga setempat.

Berdasarkan laporan terkini dari lapangan, setidaknya 16 orang dinyatakan meninggal dunia akibat terjangan air bah yang datang secara tiba-tiba. Selain korban jiwa, tim penyelamat juga mencatat sedikitnya empat orang warga masih dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.

Situasi di Pulau Siau pascabencana menunjukkan kondisi yang memprihatinkan, di mana material lumpur dan puing-puing sisa banjir masih menutupi sejumlah titik pemukiman. Warga yang selamat kini mulai dievakuasi ke posko-posko pengungsian yang telah disediakan oleh pemerintah daerah guna mengantisipasi adanya bencana susulan akibat cuaca yang belum menentu.

Pemerintah Kabupaten Sitaro bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak. Fokus utama saat ini adalah melakukan pendataan korban, menyalurkan bantuan logistik, serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik di tengah situasi darurat ini.

Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai. Kerja sama antara instansi terkait dan relawan terus diperkuat guna mempercepat proses pemulihan infrastruktur dan pencarian korban yang masih belum ditemukan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua