SNANEPAPUA.COM – Sebuah fakta baru yang memilukan terungkap dalam kasus pembunuhan tragis yang menimpa MAMH (9), putra dari seorang politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bocah malang tersebut dilaporkan sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku berinisial HA (31) sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat luka tusukan yang dideritanya.
Peristiwa berdarah ini terjadi pada 16 Desember 2025 yang lalu dan telah mengguncang publik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang masih berusia sangat muda menunjukkan keberanian luar biasa dengan mencoba membela diri saat menghadapi serangan brutal dari pelaku di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman intensif terkait kronologi kejadian tersebut. Upaya perlawanan yang dilakukan oleh MAMH menjadi poin penting dalam penyelidikan untuk memahami situasi mencekam yang terjadi sesaat sebelum nyawa korban terenggut oleh senjata tajam yang digunakan oleh HA.
Kasus ini memicu gelombang keprihatinan yang luas, terutama karena melibatkan anak di bawah umur dan keluarga tokoh politik. Berbagai pihak mengecam tindakan keji pelaku dan mendesak agar aparat penegak hukum memberikan hukuman yang seadil-adilnya atas perbuatan tidak manusiawi tersebut.
Saat ini, pelaku HA telah berada dalam penanganan pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keluarga korban diharapkan mendapatkan kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini, sembari menunggu proses hukum yang terus berjalan hingga ke meja hijau.
Editor: SnanePapua
