SNANEPAPUA.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan kasus penganiayaan yang mengakibatkan gugurnya Pratu Farkhan di Papua. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk penegakan hukum dan disiplin di lingkungan militer demi memastikan keadilan bagi korban.
Kejadian tragis yang menimpa Pratu Farkhan ini menjadi perhatian serius bagi jajaran pimpinan TNI. Pihak berwenang memastikan bahwa setiap oknum anggota yang terbukti terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut akan diproses secara hukum tanpa ada pengecualian, sesuai dengan aturan yang berlaku di pengadilan militer.
Penegakan hukum yang transparan ini bertujuan untuk menjaga integritas institusi serta memberikan rasa keadilan bagi keluarga besar almarhum. TNI tidak akan mentoleransi tindakan di luar batas kemanusiaan yang mencoreng nama baik kesatuan, terutama yang berujung pada hilangnya nyawa seorang prajurit.
Saat ini, tim investigasi tengah bekerja keras untuk mendalami kronologi serta motif di balik insiden memilukan tersebut. Pengumpulan bukti-bukti dan pemeriksaan saksi-saksi dilakukan secara intensif agar seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat segera mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Masyarakat diminta untuk terus mengawal jalannya proses hukum ini. TNI berjanji akan menyampaikan perkembangan terbaru mengenai kasus ini sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik. Keadilan bagi Pratu Farkhan menjadi prioritas utama dalam penyelesaian perkara ini.
Editor: SnanePapua
