Januari 9, 2026

Terisolasi Puluhan Tahun, Somaliland Bela Keputusan Jalin Hubungan dengan Israel Meski Dikecam Dunia Arab

SNANEPAPUA.COM – Pemerintah Somaliland akhirnya angkat bicara mengenai langkah berani mereka menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Keputusan strategis ini diambil di tengah gelombang kritik keras dari negara-negara Arab yang selama ini menjadi mitra tradisional di kawasan Tanduk Afrika tersebut.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Al Jazeera, seorang pejabat tinggi Somaliland menegaskan bahwa wilayah tersebut sebenarnya tidak memiliki banyak pilihan untuk bertahan. Setelah puluhan tahun berada dalam isolasi internasional tanpa pengakuan kedaulatan yang jelas, Somaliland merasa perlu mencari mitra baru demi keberlangsungan ekonomi dan stabilitas keamanan wilayah mereka.

Pejabat tersebut menjelaskan bahwa selama ini upaya Somaliland untuk mendapatkan pengakuan sebagai negara merdeka dari Somalia seringkali menemui jalan buntu di tingkat global. Isolasi diplomatik yang berkepanjangan ini telah menghambat akses mereka terhadap bantuan pembangunan, investasi asing skala besar, serta partisipasi dalam organisasi internasional, sehingga memaksa mereka melakukan manuver politik yang dianggap kontroversial.

Langkah untuk mendekat ke Israel ini memicu reaksi keras dan kecaman dari berbagai negara Arab. Banyak pihak menilai tindakan Somaliland sebagai bentuk pengkhianatan terhadap solidaritas regional, terutama yang berkaitan dengan isu kemerdekaan Palestina. Namun, pihak Somaliland berargumen bahwa kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat mereka harus menjadi prioritas utama di atas segala tekanan politik luar negeri.

Meskipun saat ini harus menghadapi tekanan diplomatik yang besar, Somaliland tampaknya tetap teguh pada pendiriannya untuk memperluas jaringan kerja sama internasional dengan pihak mana pun yang bersedia bekerja sama. Mereka berharap langkah berisiko ini akan membuka pintu bagi pengakuan kedaulatan yang lebih luas di masa depan, sekaligus membuktikan posisi mereka sebagai aktor yang berdaulat dalam menentukan arah kebijakan luar negerinya sendiri.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua