Januari 9, 2026

Tergiur Imbalan Jutaan Rupiah, Ammar Zoni Blak-blakan Soal Tawaran Jadi Pengawas Narkoba di Lapas

SNANEPAPUA.COM – Aktor Muhammad Ammar Akbar, yang lebih dikenal dengan nama panggung Ammar Zoni, kembali menjadi sorotan setelah memberikan pengakuan mengejutkan mengenai aktivitas di balik jeruji besi. Dalam sebuah pernyataan terbaru, ia mengungkapkan adanya upaya dari pihak tertentu yang mencoba menyeretnya lebih jauh ke dalam pusaran gelap narkotika meskipun dirinya tengah menjalani masa hukuman.

Ammar Zoni mengaku bahwa dirinya sempat ditawari uang tunai senilai Rp10 juta oleh oknum yang tidak disebutkan identitasnya. Tawaran tersebut diberikan dengan syarat sang aktor bersedia membantu melancarkan aksi peredaran narkoba di dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Peran yang diminta pun cukup spesifik, yakni sebagai pengawas untuk memastikan distribusi barang haram tersebut berjalan lancar.

Fenomena ini menunjukkan betapa rentannya lingkungan pemasyarakatan terhadap pengaruh jaringan narkotika yang masih terus berupaya memperluas jangkauan mereka. Meskipun Ammar Zoni merupakan figur publik yang diawasi ketat, upaya infiltrasi jaringan narkoba tetap terjadi, membuktikan bahwa tantangan pemberantasan narkoba di dalam penjara masih menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar bagi pemerintah.

Keterlibatan sebagai pengawas peredaran narkoba tentu akan membawa konsekuensi hukum yang sangat berat, terutama bagi seseorang yang sudah memiliki rekam jejak kasus serupa. Pengakuan ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pihak berwenang untuk melakukan investigasi lebih mendalam mengenai bagaimana tawaran semacam itu bisa sampai ke telinga para warga binaan tanpa terdeteksi oleh sistem keamanan.

Hingga saat ini, kasus ini terus berkembang dan memicu diskusi publik mengenai efektivitas rehabilitasi dan pengawasan di dalam Lapas. Kejujuran Ammar Zoni dalam mengungkap sisi gelap ini menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa perang melawan narkoba memerlukan komitmen yang lebih kuat dari seluruh lapisan masyarakat dan aparat penegak hukum.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua