SNANEPAPUA.COM – Situasi di ibu kota Iran, Tehran, dilaporkan semakin mencekam seiring dengan meluasnya gelombang aksi protes anti-pemerintah yang kini merambah ke berbagai wilayah di negara tersebut. Dalam sebuah rekaman video yang telah diverifikasi oleh BBC Persian, terlihat kobaran api melalap sejumlah bangunan di tengah kerumunan massa yang menyuarakan kemarahan mereka terhadap kebijakan rezim yang berkuasa saat ini.
Aksi demonstrasi ini dipicu oleh ketidakpuasan masyarakat yang mendalam terhadap kondisi sosial dan politik yang dianggap kian menekan. Para pengunjuk rasa tidak hanya berkumpul di jalan-jalan protokol, tetapi juga melakukan tindakan ekstrem sebagai bentuk protes simbolis atas apa yang mereka sebut sebagai ketidakadilan sistemik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Teriakan slogan-slogan anti-pemerintah terus bergema di penjuru kota, menciptakan atmosfer ketegangan yang sangat tinggi antara massa dan aparat keamanan. Berdasarkan pantauan dari rekaman yang beredar, eskalasi kekerasan cenderung meningkat di beberapa titik sentral di Tehran, di mana bentrokan fisik antara demonstran dan petugas keamanan sulit untuk dihindari.
Selain aksi pembakaran gedung, para demonstran juga dilaporkan melakukan blokade di jalan-jalan utama guna melumpuhkan aktivitas kota sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya massa untuk menarik perhatian dunia internasional terhadap situasi hak asasi manusia dan tuntutan reformasi politik yang kian mendesak di Iran.
Hingga saat ini, pihak berwenang di Iran belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah total kerusakan fasilitas publik maupun korban akibat kerusuhan tersebut. Namun, penyebaran video aksi protes ini secara luas di media sosial terus memicu gelombang dukungan dari komunitas global yang memantau perkembangan krisis di Iran dengan saksama.
Editor: SnanePapua
