SNANEPAPUA.COM – Peristiwa bencana alam melanda wilayah Jawa Tengah setelah tanggul Sungai Bremi dilaporkan jebol pada Rabu dini hari. Kejadian ini mengakibatkan debit air meluap dengan cepat dan merendam sejumlah kawasan di Kota Pekalongan, memicu kepanikan warga yang tengah beristirahat di tengah malam.
Berdasarkan laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, insiden jebolnya tanggul tersebut terjadi tepat pada pukul 02.00 WIB. Kerusakan pada struktur pembatas sungai ini diduga dipicu oleh tingginya tekanan volume air yang terus meningkat secara signifikan menyusul cuaca ekstrem di kawasan tersebut.
Tim reaksi cepat dari BPBD beserta relawan gabungan segera dikerahkan ke lokasi terdampak untuk melakukan langkah-langkah darurat dan evakuasi. Petugas di lapangan terus berupaya memantau ketinggian air yang masuk ke pemukiman warga guna memastikan keselamatan jiwa tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini.
Selain upaya penyelamatan, warga setempat juga terlihat bahu-membahu menyelamatkan harta benda mereka ke tempat yang lebih tinggi. Meskipun kondisi lapangan cukup sulit karena terjadi pada dini hari dengan penerangan terbatas, koordinasi antarinstansi terus diperkuat untuk mempercepat penanganan tanggul yang rusak.
Pemerintah daerah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan yang masih fluktuatif. Rencana perbaikan darurat pada titik tanggul yang jebol akan segera dilaksanakan guna membendung aliran air agar tidak semakin meluas ke wilayah lainnya.
Editor: SnanePapua
