SNANEPAPUA.COM – Bencana banjir dilaporkan meluas di wilayah Kabupaten Tangerang menyusul intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan laporan terkini, setidaknya terdapat 18 titik banjir yang tersebar di enam kecamatan, menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi dari kediaman mereka akibat luapan air yang tak terbendung.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang telah mengerahkan personel penuh untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak. Kondisi genangan air yang cukup tinggi di beberapa lokasi membuat mobilitas masyarakat lumpuh total, sehingga bantuan perahu karet menjadi prioritas utama tim di lapangan untuk menjangkau titik-titik terdalam.
Selain merendam pemukiman warga, cuaca ekstrem ini juga memicu terjadinya pohon tumbang di sejumlah ruas jalan utama. Tim BPBD bersama warga setempat bahu-membahu membersihkan batang pohon yang menghalangi akses jalan guna memastikan jalur evakuasi dan distribusi bantuan logistik tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Pihak berwenang mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Posko-posko pengungsian dan dapur umum telah didirikan di titik-titik strategis untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari makanan siap saji hingga kebutuhan medis darurat.
Hingga saat ini, petugas masih terus melakukan pendataan terkait total kerugian materil dan jumlah pasti warga yang terdampak secara keseluruhan. Upaya normalisasi saluran air dan pemantauan debit air di sejumlah sungai besar juga terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi agar dampak banjir tidak semakin meluas ke wilayah lainnya.
Editor: SnanePapua
