Januari 10, 2026

Sulit Digantikan! Mengapa Banyak Perusahaan Masih Bergantung pada Microsoft Excel?

SNANEPAPUA.COM – Microsoft Excel telah menjadi tulang punggung operasional bisnis selama puluhan tahun, namun kini banyak perusahaan mulai berusaha keras untuk mengurangi ketergantungan pada perangkat lunak tersebut. Upaya ini dilakukan dalam rangka memusatkan kontrol data dan meningkatkan efisiensi operasional di tengah era transformasi digital yang semakin kompleks.

Meskipun berbagai aplikasi manajemen data canggih terus bermunculan di pasar, Excel tetap menjadi pilihan utama bagi jutaan karyawan di seluruh dunia. Fleksibilitas dan kemudahan penggunaan yang ditawarkannya membuat proses transisi ke sistem baru yang lebih modern menjadi tantangan besar bagi manajemen perusahaan yang ingin melakukan sentralisasi informasi.

Salah satu alasan utama mengapa banyak organisasi ingin beralih dari penggunaan spreadsheet adalah masalah keamanan dan integritas data. Spreadsheet yang tersebar di berbagai departemen seringkali sulit untuk dipantau secara menyeluruh, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kesalahan input manual atau bahkan kebocoran informasi sensitif yang dapat merugikan bisnis secara finansial.

Dengan beralih ke sistem database yang terpusat, perusahaan berharap dapat memiliki satu sumber kebenaran data (single source of truth). Hal ini memungkinkan para pengambil keputusan untuk melakukan analisis yang lebih akurat dan real-time, sebuah pencapaian yang sangat sulit diraih jika data masih terfragmentasi dalam ribuan file Excel yang berbeda di komputer masing-masing staf.

Namun, menghentikan penggunaan Excel sepenuhnya bukanlah perkara mudah karena budaya kerja yang sudah melekat kuat selama bertahun-tahun. Kebutuhan akan alat yang cepat dan praktis untuk perhitungan sederhana memastikan bahwa Excel tidak akan hilang dalam waktu dekat, meskipun kontrol pusat terus diperketat oleh departemen teknologi informasi.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua