Januari 9, 2026

Sosok Aidarous al-Zubaidi: Pemimpin Yaman Selatan yang Kini Dicap sebagai Pengkhianat Negara

SNANEPAPUA.COM – Gejolak politik di Yaman kembali memanas dengan mencuatnya nama Aidarous al-Zubaidi, seorang tokoh sentral yang kini berada di pusaran tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi. Al-Zubaidi, yang memimpin Dewan Transisi Selatan (STC), dituduh oleh otoritas pemerintah Yaman telah mengkhianati kedaulatan negara di tengah konflik berkepanjangan yang melanda wilayah tersebut.

Perjalanan karier politik Al-Zubaidi terbilang sangat dinamis. Sebelum menjadi figur oposisi yang kuat, ia pernah menjabat sebagai Gubernur Aden, kota pelabuhan strategis di selatan Yaman. Namun, perbedaan visi mengenai masa depan wilayah selatan dan tuntutan untuk memisahkan diri dari Yaman Utara membuatnya sering berselisih dengan pemerintah pusat yang diakui secara internasional.

Tuduhan “pengkhianat besar” ini muncul setelah serangkaian tindakan politik dan militer yang dilakukan oleh STC di bawah kepemimpinannya. Al-Zubaidi dianggap telah memobilisasi kekuatan untuk merongrong persatuan nasional, meskipun di sisi lain ia memiliki basis pendukung yang sangat kuat di wilayah selatan yang mendambakan kemerdekaan kembali seperti sebelum penyatuan tahun 1990.

Situasi ini semakin rumit karena keterlibatan berbagai aktor regional dalam konflik Yaman. Sebagai pemimpin faksi yang menguasai sebagian besar wilayah strategis di selatan, posisi Al-Zubaidi sangat menentukan arah perdamaian atau justru eskalasi konflik yang lebih luas. Tuduhan pengkhianatan ini dipandang oleh banyak pihak sebagai upaya hukum untuk membatasi pengaruh politiknya yang kian meluas.

Kini, statusnya sebagai buronan menandai babak baru dalam krisis kepemimpinan di Yaman. Dunia internasional terus memantau apakah langkah hukum ini akan membawa stabilitas atau justru memicu perlawanan lebih keras dari kelompok separatis selatan yang dipimpinnya. Dinamika ini membuktikan betapa rapuhnya aliansi politik di negara yang sedang tercabik perang saudara tersebut.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua