Januari 9, 2026

Sekutu Eropa Pasang Badan: Rencana Trump Kuasai Greenland Picu Ketegangan Global

SNANEPAPUA.COM – Ketegangan diplomatik global kembali memanas seiring munculnya kembali wacana dari Donald Trump untuk menguasai Greenland, pulau terbesar di dunia. Menanggapi ancaman tersebut, sejumlah negara sekutu di Eropa menyatakan komitmen kuat mereka untuk melindungi kedaulatan wilayah tersebut dari segala upaya klaim sepihak yang dianggap melanggar hukum internasional.

Isu ini mencuat setelah adanya indikasi bahwa pemerintahan Trump kemungkinan akan mengambil langkah-langkah agresif untuk memperluas pengaruh Amerika Serikat di wilayah Arktik. Greenland, yang secara administratif merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark, kini menjadi pusat perhatian strategis karena kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah serta lokasi geografisnya yang sangat vital bagi keamanan global.

Jerman, sebagai salah satu kekuatan ekonomi dan politik utama di Uni Eropa, telah menyatakan sikap tegasnya terhadap isu ini. Seorang sumber dari pemerintah Jerman mengungkapkan kepada kantor berita Reuters bahwa Berlin saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dan bekerja sama erat dengan sekutu-sekutu lainnya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa stabilitas di kawasan tersebut tetap terjaga dari ambisi politik luar negeri Amerika Serikat yang dinilai provokatif.

Langkah koordinasi antarnegara Eropa ini mencakup diskusi mendalam mengenai mekanisme pertahanan hukum internasional dan penguatan posisi diplomatik di kawasan Nordik. Para pemimpin Eropa menegaskan bahwa kedaulatan sebuah wilayah tidak dapat diperjualbelikan atau diambil alih begitu saja tanpa persetujuan dari rakyat dan pemerintah setempat, sesuai dengan norma-norma demokrasi yang berlaku di seluruh dunia.

Situasi ini diprediksi akan semakin memperumit hubungan transatlantik antara Amerika Serikat dan mitra tradisionalnya di Eropa. Meskipun pihak Trump mengklaim langkah ini demi kepentingan strategis nasional, perlawanan keras dari sekutu-sekutu Eropa menunjukkan bahwa komunitas internasional tidak akan tinggal diam terhadap upaya perubahan batas wilayah secara paksa di era modern ini.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua