Januari 5, 2026

Sejarah Baru di Amerika! Ghazala Hashmi Terpilih Jadi Wanita Muslim Pertama Sebagai Wakil Gubernur Virginia

SNANEPAPUA.COM – Panggung politik Amerika Serikat kembali mencatatkan sejarah baru dengan terpilihnya Ghazala Hashmi sebagai Wakil Gubernur Virginia. Keberhasilan Hashmi ini menambah deretan tokoh Muslim yang berhasil menduduki posisi strategis di pemerintahan Amerika Serikat, menyusul jejak Zohran Mamdani yang sebelumnya sempat menghebohkan publik sebagai Wali Kota New York pertama dari kalangan Muslim.

Ghazala Hashmi bukanlah sosok baru dalam dinamika politik di negara bagian Virginia. Sebelum melangkah ke kursi Wakil Gubernur, ia telah menjabat sebagai anggota Senat Negara Bagian Virginia sejak tahun 2019. Karier politiknya dikenal sangat cemerlang, terutama karena ia merupakan wanita Muslim pertama yang berhasil menembus Senat Virginia, mewakili Distrik ke-10 yang mencakup wilayah strategis seperti Richmond dan Chesterfield.

Lahir di India dan bermigrasi ke Amerika Serikat saat masih kanak-kanak, Hashmi memiliki latar belakang akademis yang sangat kuat. Ia meraih gelar doktor dalam bidang Sastra Inggris dari Emory University. Sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia politik praktis, ia mengabdikan dirinya selama puluhan tahun sebagai akademisi dan profesor di perguruan tinggi komunitas, sebuah pengalaman yang sangat membentuk pandangannya terhadap kebijakan pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Selama masa kampanyenya, Hashmi secara konsisten menyuarakan isu-isu krusial yang menyentuh masyarakat akar rumput, seperti akses layanan kesehatan yang terjangkau, reformasi sistem pendidikan, serta perlindungan hak-hak sipil bagi kaum minoritas. Kemenangannya dipandang luas sebagai simbol inklusivitas dan keberagaman di Amerika Serikat, sekaligus membuktikan bahwa identitas agama bukanlah penghalang bagi seseorang untuk mengabdi secara total kepada negara.

Terpilihnya Ghazala Hashmi sebagai Wakil Gubernur Virginia diharapkan mampu memberikan inspirasi besar bagi generasi muda Muslim di seluruh dunia untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi. Langkah bersejarah ini memperkuat representasi komunitas minoritas dalam pengambilan kebijakan di tingkat negara bagian yang sangat berpengaruh di Amerika Serikat.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua