SNANEPAPUA.COM – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan pernyataan tegas mengenai struktur kepemimpinan di internal partai. Presiden ke-6 Republik Indonesia tersebut menekankan bahwa tidak ada istilah “matahari kembar” dalam tubuh partai berlambang bintang mercy tersebut.
Dalam pernyataannya, SBY menggarisbawahi bahwa pucuk pimpinan tertinggi yang memegang kendali penuh atas arah kebijakan partai hanyalah satu orang. Sosok tersebut adalah Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang telah memimpin partai selama beberapa tahun terakhir dengan berbagai tantangan politik yang ada.
Penegasan ini dinilai sangat penting untuk menjaga soliditas kader di seluruh tingkatan, mulai dari pengurus pusat hingga akar rumput di daerah. SBY ingin memastikan bahwa seluruh elemen partai tetap tegak lurus mengikuti instruksi dan visi yang dibawa oleh AHY tanpa ada keraguan mengenai potensi dualisme kepemimpinan di masa mendatang.
SBY juga memberikan apresiasi atas kinerja AHY dalam menakhodai Partai Demokrat di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompleks dan kompetitif. Menurutnya, kepemimpinan yang tunggal dan kuat sangat krusial bagi sebuah partai politik besar untuk mencapai target-target strategis serta memenangkan hati rakyat.
Dengan adanya pernyataan resmi ini, diharapkan tidak ada lagi spekulasi liar mengenai pengaruh tokoh-tokoh senior terhadap keputusan strategis partai secara berlebihan. Demokrat kini sepenuhnya berada di bawah komando AHY sebagai satu-satunya pimpinan yang diakui secara mutlak oleh seluruh faksi di internal partai.
Editor: SnanePapua
