Januari 9, 2026

Ribuan Aduan Masuk ke Kompolnas, Kinerja Reserse Polri Jadi Fokus Evaluasi di 2025

SNANEPAPUA.COM – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaporkan telah menerima sebanyak 1.291 aduan dari masyarakat sepanjang tahun 2025 terkait kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Angka ini menunjukkan dinamika pengawasan publik terhadap institusi kepolisian yang tetap tinggi di tengah berbagai upaya reformasi internal yang tengah dijalankan oleh korps bhayangkara tersebut.

Dari total ribuan aduan yang masuk, mayoritas keluhan yang disampaikan masyarakat berkaitan erat dengan bidang reserse kriminal. Hal ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari penanganan perkara yang dinilai lamban, dugaan ketidakprofesionalan oknum penyidik, hingga masalah transparansi dalam proses hukum yang sedang berjalan di berbagai tingkatan kepolisian di seluruh Indonesia.

Menanggapi banyaknya masukan dan kritik tajam dari masyarakat tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyiapkan langkah strategis untuk merespons situasi ini secara cepat. Terdapat tiga komitmen utama yang ditekankan oleh Kapolri untuk mulai diimplementasikan secara masif pada tahun ini guna memperbaiki citra serta kualitas layanan Polri di mata publik secara luas.

Komitmen tersebut mencakup peningkatan integritas personel di lapangan, akselerasi transformasi digital dalam sistem pelayanan publik, serta penguatan pengawasan melekat di setiap satuan kerja. Kompolnas berharap komitmen ini bukan sekadar menjadi janji di atas kertas, melainkan langkah nyata yang dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat yang sedang mencari keadilan hukum.

Ke depannya, sinergi antara Kompolnas sebagai lembaga pengawas eksternal dan Polri sebagai pelaksana tugas diharapkan semakin solid demi terciptanya institusi yang lebih akuntabel. Dengan adanya ribuan aduan ini, diharapkan Polri dapat melakukan evaluasi mendalam, khususnya pada fungsi reserse yang saat ini menjadi titik paling krusial dalam interaksi hukum dengan warga negara. Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua