Sorong : Pengelolaan sampah di Sorong, Papua Barat Daya hingga saat ini masih menjadi permsalahan klasik yang belum tertangani dengan baik, bahkan persoalan sampah ini telah memberikan dampak buruk terhadap lingkungan karena mengakibatkan banjir di beberapa titik di sorong, oleh karenanya persoalan sampah ini bukan saja tanggung jawab pemerintah namun menjadi tanggung jawab bersama.
Relawan Peduli Sampah Papua Barat Daya, Manfred Naa mengatakan persoalan sampah tidak saja terjadi Papua Barat Daya, namun mendapat perhatian pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dengan membentuk satgas penanganan sampah diseluruh Indonesia, dengan agenda ini kata Manfred, Papua Barat Daya yang memiliki titik rawan banjir diharapkan menginisiasi agar seluruh pemangku kepenting ambil peran dalam menangani sampah tersebut.
“Ini menjadi perhatian secara nasional, maka kami relawan peduli sampah Papua Barat Daya mencoba menginisiasi agar persoalan sampah ini dapat menjadi suatu gerakan bersama, melibatkann masyarakat luas, pemuda agar mari kita sama-sama peduli akan lingkungan yang mulai banyak sampahnya” ucap Manfred Naa.
Manfred Naa menyebutkan kendati menyelesaikan persoalan sampah tidaklah mudah, namun dengan gerakan kecil yang diawali dari diri sendiri dan membiasakan hidup peduli terhadap sampah akan memberikan dampak besar di kemudian hari.