Januari 13, 2026

PM Wanita Pertama Jepang Sanae Takaichi Siap Bubarkan Parlemen demi Perkuat Kekuasaan

SNANEPAPUA.COM – Perdana Menteri wanita pertama Jepang, Sanae Takaichi, dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah besar untuk membubarkan parlemen dalam waktu dekat. Rencana strategis ini diambil guna memicu pemilihan umum (pemilu) sela yang diharapkan dapat memperkokoh posisi politiknya di pemerintahan.

Langkah berani ini muncul hanya berselang singkat setelah Takaichi mencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin Negeri Sakura. Dengan mengadakan pemilu lebih awal, ia berharap dapat mengamankan mandat yang lebih kuat dari rakyat untuk menjalankan visi kepemimpinannya tanpa hambatan berarti.

Takaichi meyakini bahwa perolehan mayoritas kursi yang lebih besar di parlemen akan menjadi kunci utama dalam mengimplementasikan agenda politik dan fiskalnya yang ambisius. Sebagai pemimpin baru, ia dihadapkan pada tantangan besar untuk melakukan reformasi ekonomi serta menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Menurut laporan yang beredar, strategi pembubaran parlemen ini merupakan upaya untuk memanfaatkan momentum popularitasnya sebagai perdana menteri baru. Dengan dukungan legislatif yang solid, Takaichi diprediksi akan lebih leluasa dalam meloloskan berbagai kebijakan strategis, termasuk anggaran negara dan reformasi struktural lainnya.

Jika rencana ini terealisasi, pemilu sela tersebut akan menjadi ujian perdana bagi kepemimpinan Takaichi di mata publik. Hasil dari pemungutan suara tersebut nantinya tidak hanya menentukan komposisi parlemen, tetapi juga arah masa depan ekonomi dan stabilitas politik Jepang di bawah kendali sang perdana menteri perempuan pertama tersebut.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua