Januari 9, 2026

PM Denmark Peringatkan AS: Upaya Ambil Alih Greenland Bisa Jadi Akhir Bagi NATO

SNANEPAPUA.COM – Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, mengeluarkan peringatan keras yang mengguncang stabilitas diplomatik internasional. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk serangan atau upaya paksa dari Amerika Serikat untuk mengambil alih Greenland akan menjadi tanda berakhirnya aliansi pertahanan transatlantik, NATO.

Pernyataan tegas ini muncul sebagai respons langsung terhadap retorika yang kembali dilontarkan oleh Donald Trump. Trump dilaporkan kembali menyuarakan ambisinya untuk menempatkan Greenland di bawah kendali Amerika Serikat, sebuah gagasan yang sebelumnya telah ditolak mentah-mentah oleh pemerintah Denmark dan otoritas lokal Greenland.

Frederiksen menekankan bahwa integritas wilayah adalah prinsip dasar yang menjaga keutuhan NATO. Menurutnya, jika negara anggota utama seperti Amerika Serikat melakukan tindakan agresif terhadap kedaulatan sesama anggota, maka fondasi kepercayaan dan hukum yang mendasari pakta pertahanan tersebut akan runtuh secara permanen.

Greenland sendiri merupakan wilayah otonom yang luas di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark. Meskipun memiliki pemerintahan mandiri untuk urusan domestik, kebijakan luar negeri dan keamanan tetap berada dalam wewenang Kopenhagen. Frederiksen berulang kali menegaskan bahwa pulau terbesar di dunia tersebut tidak untuk dijual kepada pihak mana pun.

Ketegangan ini mencerminkan meningkatnya nilai strategis kawasan Arktik di mata kekuatan global. Namun, bagi Denmark, mempertahankan kedaulatan atas Greenland bukan sekadar masalah politik, melainkan prinsip kedaulatan nasional yang tidak dapat ditawar, bahkan oleh sekutu terdekat sekalipun.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua