Januari 9, 2026

Pertempuran Sengit Meletus di Aleppo: Ribuan Warga Sipil Mengungsi Akibat Bentrokan Tentara Suriah dan SDF

SNANEPAPUA.COM – Situasi keamanan di Aleppo, Suriah, kembali memanas setelah pertempuran sengit pecah antara tentara pemerintah Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin oleh kelompok Kurdi. Eskalasi kekerasan yang terjadi secara tiba-tiba ini telah memicu gelombang pengungsian besar-besaran, di mana ribuan warga sipil terpaksa meninggalkan rumah mereka demi mencari keselamatan di tengah desingan peluru dan ledakan.

Laporan terbaru dari lapangan menggambarkan kondisi yang sangat mencekam di beberapa wilayah strategis Aleppo. Saksi mata dan jurnalis internasional yang berada di lokasi melaporkan adanya baku tembak intensif yang melibatkan berbagai persenjataan berat. Pertempuran ini menandai babak baru ketegangan di wilayah yang selama bertahun-tahun telah menjadi titik fokus konflik berkepanjangan di negara tersebut.

Dampak kemanusiaan dari bentrokan ini sangat terasa, dengan ribuan keluarga terlihat membawa barang-barang seadanya saat mereka melarikan diri dari zona pertempuran. Banyak dari pengungsi ini harus berjalan kaki selama berjam-jam untuk mencapai area yang dianggap lebih aman, sementara akses terhadap kebutuhan dasar seperti air bersih dan layanan medis mulai terganggu akibat blokade militer di sekitar kota.

Secara geopolitik, Aleppo memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi kedua belah pihak yang bertikai. Perebutan kendali atas wilayah ini bukan hanya soal penguasaan administratif, melainkan juga menjadi simbol kekuatan politik dan militer di Suriah bagian utara. Ketegangan yang meningkat antara tentara Suriah dan SDF menambah kompleksitas konflik yang selama ini melibatkan berbagai faksi serta kepentingan internasional yang saling bersinggungan.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa gencatan senjata akan segera disepakati oleh kedua belah pihak. Masyarakat internasional terus memantau situasi ini dengan kekhawatiran mendalam akan potensi terjadinya krisis kemanusiaan yang lebih luas jika pertempuran tidak segera dihentikan. Perlindungan terhadap warga sipil tetap menjadi isu utama yang mendesak di tengah ketidakpastian situasi keamanan di Suriah saat ini.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua