SNANEPAPUA.COM – Rencana kontroversial Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, untuk melakukan pengambilalihan terhadap Venezuela mendapat sorotan tajam dari berbagai pakar geopolitik dunia. Langkah ini dinilai bukan sekadar strategi politik biasa, melainkan sebuah risiko besar yang dapat memicu konsekuensi fatal bagi stabilitas internasional maupun keamanan dalam negeri Amerika Serikat sendiri jika tidak diperhitungkan dengan matang.
Harlan Ullman, seorang penasihat senior di lembaga pemikir bergengsi Atlantic Council, memberikan peringatan keras mengenai ambisi tersebut. Menurutnya, gagasan untuk secara efektif “mengambil alih” sebuah negara berdaulat seperti Venezuela adalah langkah yang sangat berbahaya dan penuh dengan ketidakpastian. Ullman menekankan bahwa kebijakan semacam ini sering kali meremehkan kompleksitas politik dan sosial yang mengakar di wilayah Amerika Latin.
Dalam sebuah analisis mendalam, Ullman menjelaskan bahwa intervensi langsung atau upaya paksa untuk menguasai pemerintahan di Venezuela dapat berakhir dengan kekacauan yang tak terduga. Ia menggunakan metafora yang cukup tajam, yakni rencana ini bisa “meledak di depan wajah” Amerika Serikat. Hal ini merujuk pada potensi kegagalan total yang justru akan merugikan kepentingan diplomatik dan ekonomi Washington di mata masyarakat internasional.
Sebagaimana diketahui, Donald Trump dalam berbagai kesempatan telah menyuarakan perlunya perubahan kepemimpinan di Venezuela secara drastis untuk mengatasi krisis berkepanjangan di negara tersebut. Namun, para kritikus dan pengamat hubungan internasional berpendapat bahwa pendekatan yang terlalu agresif tanpa mempertimbangkan dampak kemanusiaan dan kedaulatan nasional hanya akan memperkeruh suasana dan memicu sentimen anti-Amerika yang lebih luas.
Ketegangan antara kedua negara ini diprediksi akan terus meningkat jika retorika pengambilalihan ini benar-benar diwujudkan menjadi kebijakan resmi pemerintah Amerika Serikat di masa mendatang. Dunia kini menanti bagaimana langkah diplomasi internasional akan merespons potensi eskalasi ini, mengingat dampaknya yang sangat luas terhadap pasar energi global serta stabilitas politik di seluruh kawasan regional Amerika.
Editor: SnanePapua
