SnanePapua, Aimas – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syari’ah (KSPPS) Baitul Ma’al Wat Tamwil (BMT) Komunitas Usaha Mikro Mu’amalat Berbasis Masjid (KUM3) Kabupaten Sorong menggelar rapat paripurna Anggota Tahunan (RAT) ke-14 guna mengevaluasi sekaligus menyusun kegiatan usaha untuk satu tahun kedepan. RAT ke-14 kali ini dilakukan dengan skema yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, dimana RAT telah dilakukan dengan skema beberapa kelompok dengan menghadirkan anggota di kelompok yang telah ditentukan, pelaksanaan RAT di 8 titik tersebar di masjid-masjid se-Papua Barat Daya.
Ketua KSPPS BMT KUM3 – Mungawan mengatakan tahun 2025 KPSSP BMT KUM3 membukukaan pendapatan sebesar Rp2.9 Milyar naik 18% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2.5 milyar.
“Tahun ini kita berhasil membukukan pendapatan Rp2.993.790.264; naik 18% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2.542.400.542; dengan biaya ditahun 2024 Rp1.463.927.341; naik 15% ditahun 2025 sebesar Rp1.676.511.856;” terang Mungawan, Jum’at (6/2/2026).
Ketua Pengawas Syari’ah KSPPS BMT KUM3, Hartono mengapresiasi adanya prestasi BMT KUM3, dan berdasarkan catatan dalam setahun terakhir terjadi peningkatan signifikan terhadap kinerja keuangan BMT KUM3, dan ditargetkan akhir tahun 2026 nanti akan terjadi kenaikan 12% terhadap simpanan mencapai Rp27,8 Milyar.
” Capaian ditahun 2024 Alhamdulillah menggembirakan, kita harapkan peningkatan ini dapat terus terjadi hingga akhir tahun 2026 kita targetkan simpanan menjadi Rp27.839.404.473; atau naik sekitar 12% dibandingkan simpanan tahun 2025 yang mencapai Rp24.856.611.137;” kata Hartono.
Berdasarkan laporan keuangan dan perbandingan antara tahun 2024 dan 2025, KSPPS BMT KUM3, untuk neraca aktiva ditahun 2024 sebesar Rp22.385.397.527; naik ditahun 2025 menjadi Rp28.441.598.702;, sementara SHU yang berhasil dikumpulkan dan akan didistribusikan kepada anggota Rp1.301.040.563; ditahun 2025 naik 22% dibandingkan tahun 2024 Rp1.065.758.627;.
