Januari 9, 2026

PBB Sebut Kebijakan Israel di Tepi Barat Mirip Sistem Apartheid, Israel Berang

SNANEPAPUA.COM – Kepala Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Volker Türk, mengeluarkan pernyataan keras terkait kebijakan Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Dalam laporan terbarunya, Türk menyebut bahwa praktik-praktik yang dilakukan oleh otoritas Israel menunjukkan adanya diskriminasi sistemik yang menyerupai sistem apartheid terhadap warga Palestina.

Laporan tersebut merinci berbagai bentuk pembatasan yang dihadapi warga Palestina setiap harinya, mulai dari pembatasan gerak, penghancuran rumah, hingga perluasan pemukiman ilegal. Menurut PBB, kebijakan ini secara fundamental dirancang untuk menguntungkan warga Israel di atas hak-hak dasar warga Palestina yang tinggal di wilayah yang sama.

Menanggapi laporan tersebut, pihak Israel dengan tegas menolak semua tuduhan yang dilayangkan. Kantor perwakilan diplomatik Israel menyebut klaim yang dikeluarkan oleh kantor Volker Türk sebagai tuduhan yang “absurd” dan tidak berdasar, serta menganggap laporan tersebut mengabaikan konteks keamanan yang dihadapi Israel.

Ketegangan antara lembaga hak asasi manusia PBB dan Israel mengenai situasi di wilayah pendudukan memang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Laporan ini menambah daftar panjang kritik internasional terhadap tindakan Israel, di tengah upaya global untuk mencari solusi atas konflik yang berkepanjangan di kawasan Timur Tengah tersebut.

Diskriminasi sistemik yang disebutkan dalam laporan ini mencakup perbedaan perlakuan hukum yang mencolok antara warga sipil Israel dan warga Palestina di wilayah yang sama. Hal ini dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang memerlukan perhatian mendesak dari komunitas global guna mencegah memburuknya situasi kemanusiaan di lapangan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua