Januari 9, 2026

Panduan Lengkap Sterilisasi Kucing: Manfaat Luar Biasa bagi Kesehatan dan Hal yang Perlu Diwaspadai Pemilik Anabul

SNANEPAPUA.COM – Perilaku kucing yang mendadak gelisah, sering mengeong dengan suara keras, hingga usaha terus-menerus untuk kabur dari rumah seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para pemilik hewan peliharaan. Kondisi ini biasanya dipicu oleh masa birahi yang dialami oleh kucing, baik jantan maupun betina. Sebagai solusi jangka panjang, sterilisasi muncul sebagai langkah medis yang paling direkomendasikan untuk mengendalikan populasi sekaligus menjaga kesehatan hewan kesayangan Anda.

Sterilisasi bukan sekadar prosedur untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, melainkan investasi kesehatan yang sangat berharga bagi kucing. Pada kucing betina, prosedur ini secara signifikan menurunkan risiko infeksi rahim (pyometra) dan tumor kelenjar susu. Sementara pada kucing jantan, sterilisasi dapat mencegah risiko kanker testis dan mengurangi masalah prostat yang kerap muncul seiring bertambahnya usia hewan tersebut.

Dari sisi perubahan perilaku, sterilisasi sangat efektif dalam mengurangi kebiasaan buruk kucing jantan yang sering melakukan spraying atau menyemprotkan urine sembarangan untuk menandai wilayah. Kucing juga cenderung akan kehilangan keinginan untuk berkeliaran di luar rumah demi mencari pasangan. Hal ini secara otomatis meminimalisir risiko mereka terlibat dalam perkelahian dengan kucing liar atau mengalami kecelakaan di jalanan yang membahayakan nyawa.

Meskipun memiliki segudang manfaat, pemilik tetap perlu memahami adanya efek samping dan risiko yang mungkin timbul pasca-operasi. Salah satu yang paling umum adalah kecenderungan kucing untuk mengalami kenaikan berat badan karena metabolisme tubuh yang melambat setelah hormon reproduksi berkurang. Oleh karena itu, pengaturan pola makan yang lebih ketat dan penyediaan aktivitas fisik yang cukup menjadi kunci penting untuk menjaga berat badan ideal kucing pasca-steril.

Memutuskan untuk melakukan sterilisasi adalah bentuk tanggung jawab nyata pemilik dalam memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi kucing. Dengan persiapan yang matang dan konsultasi yang tepat bersama dokter hewan, prosedur ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan anabul. Pastikan untuk selalu mengikuti instruksi perawatan pasca-operasi agar proses pemulihan berjalan optimal dan kucing dapat kembali beraktivitas dengan ceria.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua