SNANEPAPUA.COM – Sebuah operasi militer luar biasa yang dijuluki “Operation Absolute Resolve” baru-baru ini mengguncang dunia internasional. Misi rahasia ini melibatkan pasukan elit Amerika Serikat yang berhasil menembus benteng pertahanan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dalam sebuah penyergapan yang terencana dengan sangat matang dan presisi tinggi.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, teknologi canggih seperti drone pengintai digunakan secara intensif untuk memantau setiap pergerakan di dalam kompleks kepresidenan yang selama ini dikenal memiliki penjagaan sangat ketat. Tidak hanya mengandalkan teknologi udara, agen-agen intelijen di lapangan juga memainkan peran krusial dalam memetakan titik lemah dari struktur pertahanan fisik bangunan yang membentengi sang presiden.
Salah satu momen paling dramatis dalam penyerbuan ini adalah penggunaan obor las (blowtorches) oleh pasukan khusus untuk menjebol pintu-pintu baja yang membentengi ruang utama. Penggunaan alat-alat berat tersebut menunjukkan betapa kokohnya sistem keamanan yang selama ini melindungi Maduro dari berbagai ancaman luar, namun tetap dapat ditembus oleh taktik militer yang agresif.
Penangkapan ini merupakan puncak dari ketegangan diplomatik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun antara Washington dan Karakas. Nicolas Maduro, yang telah lama menjadi target sanksi dan tuduhan internasional, dilaporkan tidak berdaya saat pasukan elit tersebut berhasil mengamankan posisinya di tengah kekacauan operasi yang berlangsung cepat.
Hingga saat ini, komunitas internasional masih menunggu pernyataan resmi lebih lanjut mengenai status hukum dan langkah geopolitik selanjutnya pasca penangkapan tokoh kontroversial tersebut. Operasi “Absolute Resolve” diprediksi akan mengubah peta politik di Amerika Selatan secara drastis dan memberikan dampak signifikan pada hubungan luar negeri di kawasan tersebut.
Editor: SnanePapua
