SNANEPAPUA.COM – Peristiwa alam yang cukup mengejutkan melanda kawasan wisata ikonik Ngarai Sianok yang terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Tebing yang menjadi ciri khas wilayah tersebut dilaporkan mengalami longsor besar yang memicu perhatian masyarakat luas dan pihak berwenang setempat.
Berdasarkan data yang dihimpun, tebing yang mengalami keruntuhan tersebut memiliki ketinggian mencapai 120 meter. Material tanah dan bebatuan yang jatuh dari ketinggian tersebut menciptakan dentuman yang cukup keras, mengingat skala longsoran yang tergolong masif di salah satu titik tebing curam kawasan Agam.
Meskipun skala longsoran sangat besar dan berdampak signifikan pada struktur fisik tebing, otoritas terkait memberikan konfirmasi yang melegakan. Dilaporkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam bencana alam ini, karena titik longsor berada di area yang cukup jauh dari aktivitas harian warga secara langsung.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah mengambil langkah-langkah preventif dengan melakukan pemantauan intensif di lokasi kejadian. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar serta para wisatawan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki musim penghujan yang rentan memicu pergerakan tanah.
Hingga saat ini, situasi di sekitar Ngarai Sianok masih terus dipantau guna mengantisipasi adanya longsor susulan. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan kajian teknis lebih lanjut terkait stabilitas tebing di kawasan tersebut demi menjamin keamanan publik jangka panjang.
Editor: SnanePapua
