Januari 13, 2026

Nasib Politik Marine Le Pen di Ujung Tanduk, Ancaman bagi Demokrasi Prancis?

SNANEPAPUA.COM – Nasib politik tokoh sayap kanan Prancis, Marine Le Pen, kini tengah menjadi sorotan dunia seiring dimulainya proses persidangan banding terkait kasus hukum yang menjeratnya. Persidangan ini dianggap sangat krusial karena hasilnya akan menentukan apakah ia masih diperbolehkan untuk maju dalam pemilihan presiden mendatang atau justru menghadapi pencekalan politik yang permanen.

Jordan Bardella, Ketua Partai National Rally (RN) yang juga merupakan sekutu dekat Le Pen, memberikan peringatan keras terkait proses hukum tersebut. Menurutnya, segala upaya untuk melarang Le Pen mencalonkan diri sebagai presiden adalah langkah yang “sangat mengkhawatirkan” bagi keberlangsungan demokrasi di Prancis. Ia menilai bahwa hak rakyat untuk memilih pemimpinnya tidak boleh dibatasi oleh keputusan pengadilan.

Kasus hukum yang dihadapi Le Pen ini berkaitan dengan tuduhan penyalahgunaan dana Parlemen Eropa oleh anggota partainya di masa lalu. Jika dalam persidangan banding ini pengadilan memutuskan tetap bersalah dan menjatuhkan hukuman yang mencakup larangan memegang jabatan publik (ineligibility), maka ambisi Le Pen untuk menduduki kursi kepemimpinan tertinggi di Prancis dipastikan akan kandas.

Para pendukung Le Pen melihat persidangan ini bukan sekadar urusan hukum biasa, melainkan bentuk tekanan politik yang bertujuan untuk menyingkirkan lawan terkuat dalam kontestasi politik nasional. Mereka berargumen bahwa partisipasi Le Pen dalam pemilu adalah esensi dari kompetisi demokratis yang sehat, dan diskualifikasi terhadapnya hanya akan memicu polarisasi yang lebih tajam di tengah masyarakat.

Di sisi lain, para penegak hukum dan kritikus menekankan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, termasuk tokoh politik papan atas. Persidangan banding ini diharapkan dapat memberikan keadilan yang transparan sekaligus menjaga integritas sistem hukum Prancis di mata internasional. Kini, publik menanti dengan cemas apakah Le Pen akan mampu melewati badai hukum ini atau justru harus menepi dari panggung politik selamanya.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua