Januari 11, 2026

Nasib Gerakan Separatis Yaman Menggantung, STC Bantah Keras Kabar Pembubaran Diri

SNANEPAPUA.COM – Ketidakpastian kini tengah menyelimuti masa depan gerakan separatis di Yaman setelah munculnya laporan yang mengklaim bahwa Dewan Transisi Selatan (STC) telah dibubarkan secara resmi. Kabar ini memicu spekulasi luas di kalangan pengamat internasional mengenai stabilitas politik di wilayah selatan Yaman yang selama ini menjadi basis kekuatan kelompok tersebut.

Namun, spekulasi mengenai berakhirnya kiprah kelompok ini segera mendapatkan respons dari internal organisasi. Seorang pejabat resmi dari Dewan Transisi Selatan (STC) secara tegas menolak pengumuman yang menyatakan bahwa kelompok tersebut telah mengakhiri operasionalnya atau membubarkan diri dari panggung politik Yaman.

STC merupakan salah satu kekuatan politik dan militer paling berpengaruh di kawasan tersebut. Selama bertahun-tahun, kelompok ini telah memperjuangkan otonomi yang lebih besar atau bahkan kemerdekaan penuh bagi wilayah Yaman Selatan, yang sering kali menempatkan mereka dalam posisi yang kompleks di tengah konflik berkepanjangan yang melanda negara tersebut.

Penolakan terhadap kabar pembubaran ini menunjukkan adanya dinamika internal yang intens di dalam struktur kepemimpinan separatis. Para pakar politik kini tengah memantau dengan saksama apakah isu pembubaran ini merupakan hasil dari tekanan politik eksternal ataukah sekadar disinformasi yang sengaja disebarkan untuk menggoyahkan soliditas pendukung STC di lapangan.

Hingga saat ini, situasi politik di wilayah tersebut masih sangat cair dan sulit diprediksi. Pernyataan resmi dari pejabat STC tersebut diharapkan mampu meredam kebingungan di kalangan simpatisan, meskipun masa depan jangka panjang gerakan separatis di Yaman tetap menjadi tanda tanya besar bagi stabilitas kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua