SNANEPAPUA.COM – Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, memberikan klarifikasi terkait momen unik saat Presiden Prabowo Subianto melakukan aksi “mengabsen” para ketua umum partai politik dalam acara retret di Hambalang. Menurutnya, tindakan tersebut bukanlah hal yang bersifat formal atau kaku, melainkan murni sebuah bentuk keakraban di antara para pemimpin koalisi.
Prasetyo menjelaskan bahwa suasana dalam kegiatan retret tersebut berlangsung sangat cair dan penuh dengan nuansa kekeluargaan. Prabowo sengaja melontarkan candaan dengan memanggil satu per satu nama ketua umum parpol yang hadir sebagai upaya untuk mencairkan suasana atau melakukan ice breaking sebelum memasuki agenda pembahasan yang lebih serius.
Langkah tersebut diambil guna memastikan bahwa koordinasi antarpartai pendukung pemerintah tetap solid namun tetap dalam koridor yang santai. Dalam pertemuan tertutup tersebut, para petinggi partai berkumpul untuk menyatukan frekuensi serta menyamakan visi dan misi dalam mendukung program-program strategis pemerintah yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.
Kehadiran para tokoh kunci partai politik di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang ini menunjukkan bahwa kekuatan koalisi saat ini masih sangat terjaga. Meskipun dinamika politik nasional sering kali mengalami pasang surut, pertemuan semacam ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi di tingkat elite tetap berjalan harmonis dan penuh dengan semangat persahabatan.
Prasetyo Hadi pun berharap agar masyarakat tidak salah dalam menafsirkan momen “absen” tersebut sebagai sebuah instruksi yang bersifat menekan. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara retret di Hambalang bertujuan untuk memperkuat sinergi demi kemajuan bangsa dan negara di masa depan. Cek Sumber Asli
Editor: SnanePapua
