SNANEPAPUA.COM – Sebuah upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, berhasil digagalkan oleh petugas keamanan. Mirisnya, aksi nekat ini melibatkan seorang perempuan yang tengah dalam kondisi hamil besar sebagai kurir barang haram tersebut.
Penangkapan tersebut bermula dari kecurigaan petugas terhadap gerak-gerik pelaku saat hendak memasuki area pemeriksaan Lapas. Setelah dilakukan penggeledahan secara intensif dan sesuai prosedur, ditemukan sejumlah paket sabu yang disembunyikan sedemikian rupa agar tidak terdeteksi oleh pemeriksaan manual maupun mesin pemindai petugas jaga.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, perempuan hamil tersebut diduga kuat hanyalah pion yang dimanfaatkan oleh sindikat mafia narkoba yang lebih besar. Kelompok kriminal ini sengaja menggunakan kerentanan fisik dan kondisi sosial pelaku untuk mengelabui petugas di lapangan, berharap petugas akan memberikan kelonggaran pemeriksaan terhadap ibu hamil.
Pihak Lapas Banceuy menegaskan bahwa kejadian ini menjadi bukti nyata betapa liciknya modus operandi yang terus dikembangkan oleh para bandar narkoba untuk menembus pengamanan penjara. Sebagai respons, pengawasan di pintu masuk kini semakin diperketat guna mencegah masuknya barang-barang terlarang melalui pengunjung, tanpa terkecuali.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pengembangan kasus lebih lanjut guna mengungkap otak di balik penyelundupan ini. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur oleh tawaran oknum tidak bertanggung jawab yang menjanjikan imbalan besar untuk mengantar barang mencurigakan.
Editor: SnanePapua
