SNANEPAPUA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengambil langkah taktis dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda wilayah Sumatra. Fokus utama saat ini adalah pemulihan fasilitas kesehatan, khususnya armada ambulans yang mengalami kerusakan serius akibat terendam air bah selama beberapa waktu terakhir.
Menteri Kesehatan telah menginstruksikan pengiriman tim montir ahli untuk melakukan perbaikan langsung di lokasi-lokasi terdampak. Langkah ini diambil guna memastikan layanan kegawatdaruratan medis di daerah tersebut tidak lumpuh dan tetap bisa melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan segera.
Berdasarkan laporan di lapangan, tercatat sebanyak 205 unit ambulans milik berbagai rumah sakit mengalami kerusakan teknis. Kerusakan yang dialami cukup bervariasi, mulai dari gangguan pada sistem mesin hingga kerusakan fatal pada sistem kelistrikan yang sangat sensitif terhadap paparan air banjir.
Proses perbaikan dilakukan secara maraton oleh tim teknis yang dikerahkan agar kendaraan operasional tersebut dapat segera kembali berfungsi. Selain melakukan pengecekan mendalam, tim juga melakukan penggantian suku cadang yang rusak untuk menjamin keamanan dan kelayakan kendaraan saat membawa pasien nantinya.
Upaya masif dari Kemenkes ini diharapkan mampu mempercepat normalisasi layanan kesehatan di seluruh pelosok Pulau Sumatra yang terdampak. Dengan kembalinya fungsi ratusan ambulans tersebut, mobilisasi pasien dan distribusi bantuan medis dapat kembali berjalan lancar di tengah masa pemulihan pascabencana.
Editor: SnanePapua
