Januari 7, 2026

Menilik Total Kekayaan SF Hariyanto, Wakil Gubernur Riau yang Tengah Menjadi Sorotan Publik

SNANEPAPUA.COM – Sosok Wakil Gubernur Riau, S. F. Hariyanto, kini tengah menjadi pusat perhatian publik setelah dinamika politik di wilayah tersebut mencuat ke permukaan. Sebagai salah satu pejabat tinggi di pemerintahan provinsi, transparansi mengenai jumlah harta kekayaannya menjadi poin krusial yang dicari oleh masyarakat guna memastikan integritas serta akuntabilitas kepemimpinan di Bumi Lancang Kuning.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan secara berkala kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan SF Hariyanto mencatatkan angka yang cukup signifikan. Kekayaan tersebut terdiri dari berbagai instrumen aset, mulai dari kepemilikan tanah, bangunan, hingga alat transportasi dan mesin yang dikumpulkan selama masa pengabdiannya di birokrasi.

Aset terbesar yang dimiliki oleh SF Hariyanto didominasi oleh kepemilikan properti berupa tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa lokasi strategis. Nilai dari aset tidak bergerak ini terus mengalami eskalasi seiring dengan kenaikan harga pasar properti di wilayah Riau dan sekitarnya, yang mencerminkan profil investasi yang cukup mapan dari sang Wakil Gubernur.

Selain sektor properti, rincian kekayaan tersebut juga mencakup koleksi kendaraan bermotor yang terparkir di garasinya. Dalam laporan resminya, tercatat beberapa unit kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang memiliki nilai jual tinggi. Hal ini sering kali menjadi barometer bagi publik dalam menilai gaya hidup seorang pejabat negara di tengah tuntutan kesederhanaan bagi para pelayan rakyat.

Transparansi harta kekayaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas bagi masyarakat mengenai profil finansial para pemimpin mereka. Dengan adanya keterbukaan informasi melalui mekanisme LHKPN, masyarakat memiliki instrumen untuk melakukan pengawasan sosial terhadap potensi ketidakwajaran perolehan harta selama masa jabatan berlangsung demi terciptanya pemerintahan yang bersih.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua