Januari 13, 2026

Mantan Ketua The Fed Bersatu Bela Jerome Powell: Penyelidikan Kriminal Dinilai Ancam Independensi Ekonomi AS

SNANEPAPUA.COM – Tiga mantan pemimpin Bank Sentral Amerika Serikat, yang lebih dikenal sebagai Federal Reserve (The Fed), secara tegas mengecam langkah penyelidikan kriminal yang ditujukan kepada Ketua The Fed saat ini, Jerome Powell. Mereka menilai bahwa tindakan tersebut merupakan upaya sistematis untuk merusak independensi lembaga keuangan tertinggi di negara tersebut.

Kecaman ini muncul sebagai reaksi spontan atas tekanan politik yang semakin meningkat terhadap berbagai kebijakan moneter yang diambil oleh Powell dalam beberapa waktu terakhir. Para mantan ketua tersebut, dalam sebuah pernyataan bersama, menekankan bahwa campur tangan politik dalam urusan teknis bank sentral dapat berdampak buruk bagi stabilitas ekonomi nasional maupun global.

Menurut para tokoh senior perbankan ini, penyelidikan semacam itu sama sekali “tidak memiliki tempat” dalam sistem demokrasi dan hukum di Amerika Serikat. Mereka berpendapat bahwa The Fed harus tetap bebas dari pengaruh politik jangka pendek agar dapat menjalankan mandat utamanya secara objektif, yakni menjaga stabilitas harga dan memaksimalkan penyerapan tenaga kerja.

Independensi The Fed selama ini dianggap sebagai pilar utama yang membangun kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Amerika Serikat. Jika independensi ini terganggu oleh ancaman hukum atau intimidasi politik, dikhawatirkan akan muncul ketidakpastian pasar yang masif dan berpotensi memicu gejolak ekonomi yang sulit dikendalikan di masa depan.

Hingga saat ini, perdebatan mengenai batas-batas kewenangan dan pengawasan terhadap bank sentral terus menjadi diskursus hangat di Washington. Namun, dukungan solidaritas dari para pendahulu Powell menunjukkan betapa krusialnya menjaga integritas institusi tersebut agar tetap steril dari segala bentuk tekanan politik yang dapat merugikan perekonomian.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua