SNANEPAPUA.COM – Bencana banjir kembali melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang memaksa ratusan warga untuk meninggalkan kediaman mereka demi keselamatan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, tercatat sebanyak 356 warga kini berada di titik-titik pengungsian akibat luapan air yang merendam pemukiman mereka.
Fokus utama dampak banjir kali ini terjadi di wilayah Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya. Sebanyak 97 kepala keluarga terpaksa dievakuasi setelah rumah mereka tergenang air dengan ketinggian yang cukup signifikan, menyusul intensitas hujan yang tinggi di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Selain ancaman banjir, cuaca ekstrem yang melanda ibu kota Sulawesi Selatan ini juga memicu insiden pohon tumbang di berbagai titik strategis. BPBD Makassar melaporkan sedikitnya terdapat 29 pohon yang roboh akibat terjangan angin kencang, yang sempat menghambat akses transportasi dan membahayakan para pengguna jalan di sejumlah ruas jalan protokol.
Pihak berwenang dan tim reaksi cepat saat ini tengah berupaya maksimal dalam melakukan penanganan di lapangan. Selain melakukan evakuasi warga, petugas juga dikerahkan untuk melakukan pembersihan material pohon tumbang agar arus lalu lintas dapat kembali normal serta memastikan drainase tidak tersumbat oleh sampah atau material lainnya.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca buruk yang diprediksi masih akan berlangsung. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan bantuan logistik bagi para pengungsi dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran selama masa darurat ini.
Editor: SnanePapua
