SNANEPAPUA.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) secara resmi memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat penanganan sampah di wilayahnya. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif guna memastikan pengelolaan limbah perkotaan tetap terkendali dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat.
Perpanjangan masa tanggap darurat ini ditetapkan akan berlangsung selama 14 hari ke depan. Langkah strategis tersebut dinilai sangat krusial mengingat volume sampah di beberapa titik masih memerlukan penanganan intensif serta koordinasi lintas sektor yang lebih solid agar proses pembersihan berjalan optimal.
Selama masa perpanjangan ini, jajaran Pemkot Tangsel berkomitmen untuk memaksimalkan seluruh armada pengangkut sampah serta mengoptimalkan fasilitas pembuangan akhir yang tersedia. Fokus utama petugas di lapangan adalah menuntaskan tumpukan sampah yang sempat tertahan di area publik demi mengembalikan estetika kota.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga mengajak partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam memilah dan mengurangi produksi sampah rumah tangga. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesadaran warga diharapkan mampu mempercepat proses normalisasi kondisi kebersihan di lingkungan Tangerang Selatan.
Dengan adanya penambahan waktu dalam status tanggap darurat ini, diharapkan segala kendala teknis maupun logistik yang ada di lapangan dapat segera teratasi secara menyeluruh. Pemkot berjanji akan terus melakukan evaluasi harian untuk memastikan target kebersihan wilayah tercapai tepat waktu.
Editor: SnanePapua
