Januari 8, 2026

Krisis Hukum di Afrika Selatan: Ribuan Warga Menanti Keadilan Hingga Empat Tahun

SNANEPAPUA.COM – Sistem peradilan di Afrika Selatan saat ini tengah menghadapi krisis besar akibat penumpukan kasus yang luar biasa berat. Banyak keluarga yang sedang mencari keadilan kini terjebak dalam situasi yang tidak pasti, terpaksa menunggu selama bertahun-tahun agar kasus hukum mereka dapat diproses di meja hijau.

Berdasarkan laporan terbaru, terdapat puluhan ribu kasus yang saat ini mengantre untuk disidangkan di berbagai tingkat pengadilan. Kondisi ini menyebabkan beban kerja yang sangat berat bagi lembaga peradilan setempat, yang tampaknya tidak mampu mengimbangi laju masuknya laporan tindak kriminal baru yang terus bertambah setiap harinya.

Bagi sebagian warga, masa tunggu untuk memulai persidangan bahkan bisa mencapai waktu empat tahun. Penantian yang sangat lama ini tidak hanya melelahkan secara mental bagi para korban dan keluarganya, tetapi juga mencederai prinsip dasar hukum internasional bahwa keadilan yang tertunda pada hakikatnya adalah keadilan yang ditolak.

Ketidakpastian ini meninggalkan banyak keluarga dalam kondisi ‘limbo’ atau menggantung tanpa kejelasan status hukum. Tanpa adanya putusan pengadilan yang inkrah, para pencari keadilan merasa hak-hak mereka diabaikan oleh negara, sementara proses hukum yang berlarut-larut berisiko melemahkan kesaksian serta hilangnya bukti-bukti penting seiring berjalannya waktu.

Para aktivis hak asasi manusia dan praktisi hukum mendesak pemerintah Afrika Selatan untuk segera melakukan reformasi birokrasi menyeluruh dan menambah sumber daya di sektor peradilan. Tanpa langkah konkret untuk memangkas antrean kasus ini, krisis kepercayaan publik terhadap sistem hukum di negara tersebut dikhawatirkan akan semakin memburuk dan memicu ketidakpuasan sosial yang lebih luas.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua