Januari 9, 2026

Krisis Ekonomi Gaza Memburuk: Pengangguran Tembus 80 Persen, Inisiatif Kecil Jadi Penyelamat

SNANEPAPUA.COM – Kondisi ekonomi di Jalur Gaza kini berada di titik nadir setelah konflik berkepanjangan yang menghancurkan berbagai sektor kehidupan. Berdasarkan laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tingkat pengangguran di wilayah tersebut telah melonjak hingga mencapai angka fantastis, yakni 80 persen.

Angka ini menempatkan Gaza sebagai salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran tertinggi di dunia saat ini. Kehancuran infrastruktur ekonomi akibat operasi militer yang terus berlangsung telah melumpuhkan lapangan kerja formal, memaksa jutaan warga terjebak dalam kemiskinan ekstrem tanpa kepastian masa depan yang jelas.

Di tengah keterbatasan yang menyesakkan, warga Gaza mulai mengandalkan inisiatif-inisiatif ekonomi kecil untuk sekadar bertahan hidup. Tanpa adanya dukungan industri besar atau sektor publik yang berfungsi normal, usaha mikro yang dijalankan secara mandiri kini menjadi satu-satunya napas bagi perekonomian lokal yang telah hancur lebur.

Berbagai inisiatif mandiri ini mencakup perdagangan skala rumahan hingga jasa perbaikan sederhana yang dilakukan di sela-sela reruntuhan bangunan. Meskipun pendapatan yang dihasilkan sangat minim dan jauh dari kata cukup, upaya-upaya kecil ini menjadi bukti ketangguhan warga dalam menghadapi blokade dan tekanan ekonomi yang luar biasa berat.

Situasi ini menuntut perhatian internasional yang lebih serius, mengingat ketergantungan warga pada bantuan kemanusiaan semakin meningkat seiring hilangnya mata pencaharian utama. Tanpa adanya pemulihan ekonomi yang sistematis dan penghentian kekerasan, masa depan generasi muda di Gaza terancam hilang akibat ketiadaan peluang kerja yang layak di tanah mereka sendiri.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua