SNANEPAPUA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi tahun 2025, Eddy Sumarman, beserta beberapa pihak lainnya. Langkah hukum ini menjadi sorotan publik mengingat posisi strategis yang dijabat oleh pihak-pihak yang dipanggil oleh lembaga antirasuah tersebut.
Proses pemeriksaan kali ini tidak dilakukan di gedung Merah Putih KPK seperti biasanya, melainkan bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kejaksaan yang berlokasi di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Pemilihan lokasi ini diduga merupakan bagian dari koordinasi teknis antara kedua lembaga penegak hukum dalam menangani perkara yang sedang berjalan.
Hingga saat ini, tim penyidik KPK masih terus mendalami keterangan dari Eddy Sumarman dan rekan-rekan lainnya guna memperjelas duduk perkara. Meskipun agenda pemeriksaan telah dikonfirmasi, rincian mengenai materi penyidikan maupun kasus spesifik yang melatarbelakangi pemeriksaan tersebut masih belum dibuka secara gamblang kepada awak media.
Kehadiran para pejabat kejaksaan di Pusdiklat Cipayung ini menunjukkan komitmen KPK dalam melakukan pengawasan dan penegakan hukum tanpa pandang bulu. Publik pun menanti pernyataan resmi dari juru bicara KPK terkait status hukum para pihak yang diperiksa serta konstruksi perkara yang sedang dikembangkan oleh tim penyidik.
Situasi di lokasi pemeriksaan dilaporkan tetap kondusif di bawah pengawalan ketat. Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan titik terang terhadap dugaan pelanggaran hukum yang sedang ditelusuri demi menjaga integritas institusi pemerintahan di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya.
Editor: SnanePapua
