SNANEPAPUA.COM – Bencana banjir melanda wilayah Kota Serang, Banten, yang mengakibatkan ratusan keluarga harus menghadapi situasi darurat setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Berdasarkan laporan terkini, genangan air merendam sejumlah titik pemukiman warga dengan ketinggian yang cukup signifikan dan mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Sebanyak 532 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan terdampak langsung oleh musibah ini. Banjir tidak hanya terkonsentrasi di satu lokasi, melainkan tersebar luas di enam kecamatan yang ada di Kota Serang. Hal ini membuat petugas gabungan dari berbagai unsur harus bekerja ekstra keras dalam melakukan pemantauan serta pemberian bantuan logistik di titik-titik terdampak.
Ketinggian air dilaporkan bervariasi di setiap wilayahnya, namun di beberapa lokasi tertentu, luapan air mencapai puncaknya hingga 105 centimeter atau lebih dari satu meter. Kondisi ini praktis melumpuhkan mobilitas warga dan memaksa sebagian besar dari mereka untuk segera mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Tim evakuasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta relawan terkait lainnya telah diterjunkan ke lokasi-lokasi yang mengalami dampak paling parah. Proses evakuasi diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak guna memastikan keselamatan mereka di tengah kondisi lingkungan yang masih terendam air.
Hingga saat ini, pihak berwenang terus melakukan pendataan mendalam terkait kerugian materiil maupun pemenuhan kebutuhan mendesak para pengungsi di posko-posko darurat. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang diperkirakan masih mungkin terjadi dan dapat memperparah kondisi genangan di wilayah Kota Serang.
Editor: SnanePapua
