SNANEPAPUA.COM – Curah hujan yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, semakin meluas. Situasi ini memicu kekhawatiran warga setempat karena genangan air mulai merambah ke wilayah pemukiman yang sebelumnya masih aman dari jangkauan banjir.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun, tercatat sebanyak 43 desa yang tersebar di 12 kecamatan kini terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Kenaikan debit air ini dipicu oleh intensitas hujan yang tidak kunjung mereda, menyebabkan sejumlah sungai utama meluap dan tidak mampu lagi menampung kiriman air dari wilayah hulu.
Dampak dari bencana ini tidak hanya merendam ribuan rumah warga, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi serta memutus akses transportasi di beberapa titik vital. Warga terpaksa menggunakan perahu karet atau rakit sederhana untuk beraktivitas, sementara sebagian lainnya mulai mengemasi barang berharga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus melakukan pemantauan intensif dan koordinasi di lokasi-lokasi terdampak. Upaya evakuasi bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak menjadi prioritas utama guna mencegah jatuhnya korban jiwa di tengah kondisi cuaca yang masih ekstrem.
Selain tindakan evakuasi, bantuan logistik berupa bahan makanan pokok, air bersih, dan obat-obatan mulai disalurkan ke berbagai posko pengungsian. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Editor: SnanePapua
