SNANEPAPUA.COM – Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan internasional, di mana komposer ternama di balik musikal legendaris “Wicked”, Stephen Schwartz, secara resmi mengumumkan pembatalan penampilannya di Kennedy Center. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes keras terhadap perubahan nama salah satu bagian dari gedung pusat seni tersebut yang kini dikaitkan dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Stephen Schwartz menyatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak akan muncul di tempat pertunjukan seni bergengsi itu karena merasa institusi tersebut kini telah berubah menjadi sebuah “pernyataan ideologis”. Baginya, keterkaitan nama tokoh politik tertentu pada institusi seni nasional telah mencederai nilai-nilai netralitas yang seharusnya dijunjung tinggi oleh pusat kebudayaan.
Keputusan Schwartz ini menambah daftar panjang tokoh-tokoh seni yang memilih untuk menarik diri dari berbagai agenda di Kennedy Center. Polemik ini bermula ketika muncul kebijakan yang memberikan ruang bagi nama Donald Trump di dalam kompleks tersebut, yang kemudian memicu gelombang penolakan dari komunitas kreatif yang merasa keberatan dengan simbolisme politik yang dibawa.
Sebagai sosok yang sangat dihormati di panggung Broadway, sikap tegas Stephen Schwartz dianggap memiliki pengaruh yang signifikan. Ia menekankan bahwa kehadirannya di tempat tersebut dalam kondisi saat ini dapat disalahartikan sebagai bentuk dukungan terhadap agenda politik tertentu, sebuah hal yang ingin ia hindari demi menjaga integritas profesional dan karya-karyanya.
Hingga saat ini, pihak manajemen Kennedy Center belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut terkait pengunduran diri Schwartz. Namun, fenomena ini semakin mempertegas betapa dalamnya polarisasi politik yang terjadi di Amerika Serikat, yang kini merambah hingga ke jantung industri kreatif dan seni pertunjukan global.
Editor: SnanePapua
