Januari 9, 2026

Ketegangan Meningkat! Militer Suriah Segel Wilayah Kurdi di Aleppo Usai Negosiasi Gagal

SNANEPAPUA.COM – Situasi keamanan di Suriah kembali memanas setelah militer pemerintah secara resmi menutup wilayah-wilayah yang dikuasai kelompok Kurdi di Aleppo. Langkah drastis ini diambil menyusul kegagalan total dalam perundingan damai yang bertujuan untuk mengintegrasikan pasukan Kurdi ke dalam institusi negara secara resmi.

Penutupan wilayah tersebut kini mengubah status area pemukiman menjadi zona militer tertutup yang dijaga ketat oleh tentara pemerintah. Keputusan ini memicu kekhawatiran besar akan terjadinya eskalasi kekerasan yang lebih luas di wilayah utara Suriah, mengingat Aleppo merupakan salah satu titik strategis yang memiliki sejarah panjang konflik antar faksi.

Bentrokan fisik dilaporkan terus berlanjut di beberapa titik perbatasan wilayah tersebut dengan intensitas yang mengkhawatirkan. Pasukan pemerintah Suriah dan militer Kurdi yang sebelumnya sempat menjaga gencatan senjata yang rapuh, kini terlibat dalam baku tembak secara berkala. Warga sipil di sekitar lokasi kejadian dilaporkan mulai mencari perlindungan demi menghindari dampak pertempuran yang semakin meluas.

Akar dari konflik terbaru ini adalah kebuntuan komunikasi antara pemerintah pusat di Damaskus dengan otoritas semi-otonom Kurdi. Pemerintah Suriah menuntut pembubaran total unit militer Kurdi untuk sepenuhnya digabungkan ke dalam struktur tentara nasional. Namun, pihak Kurdi bersikeras mempertahankan otonomi militer mereka sebagai jaminan keamanan bagi komunitas mereka di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kedua belah pihak akan kembali ke meja perundingan untuk meredakan ketegangan. Komunitas internasional terus mengamati dengan cermat perkembangan di Aleppo, karena stabilitas di wilayah ini sangat krusial bagi upaya perdamaian jangka panjang di Suriah yang telah dilanda perang saudara selama lebih dari satu dekade.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua