Januari 9, 2026

Kasus Superflu di Jatim Tertinggi, Khofifah Pastikan Kondisi Terkendali dan Minta Warga Tak Panik

SNANEPAPUA.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan pernyataan resmi terkait lonjakan kasus virus influenza A (H3N2) subclade K, yang lebih dikenal dengan sebutan ‘superflu’. Meskipun Jawa Timur mencatatkan angka kasus tertinggi di Indonesia, Khofifah menegaskan bahwa situasi saat ini masih berada dalam kendali penuh pemerintah provinsi dan otoritas kesehatan terkait.

Dalam keterangannya, Khofifah menekankan pentingnya koordinasi yang solid antarinstansi kesehatan untuk memantau penyebaran virus tersebut secara berkala. Penanganan intensif telah dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan guna memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan yang optimal sesuai dengan protokol medis yang berlaku guna mencegah komplikasi lebih lanjut.

Mantan Menteri Sosial tersebut juga mengimbau masyarakat agar tidak terjerumus dalam kepanikan yang berlebihan di tengah isu kesehatan ini. Menurutnya, kepanikan yang tidak berdasar hanya akan memperburuk situasi psikologis warga dan berpotensi mengganggu stabilitas aktivitas sosial-ekonomi di wilayah Jawa Timur yang saat ini sedang dalam tren positif.

Kendati meminta warga untuk tetap tenang, Khofifah tetap mengingatkan pentingnya menjaga kewaspadaan dini di lingkungan masing-masing. Masyarakat diharapkan tetap konsisten menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta segera melakukan pemeriksaan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat jika merasakan gejala-gejala klinis yang mengarah pada infeksi saluran pernapasan akut.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang transparan dan akurat terkait perkembangan kasus ‘superflu’ ini kepada publik. Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga medis, dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, diharapkan mata rantai penyebaran virus influenza jenis baru ini dapat segera ditekan seminimal mungkin.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua