Januari 9, 2026

Kabar Duka: Eva Schloss, Saudara Tiri Anne Frank dan Tokoh Perdamaian Dunia, Berpulang pada Usia 96 Tahun

SNANEPAPUA.COM – Dunia kehilangan salah satu saksi sejarah paling berpengaruh dari tragedi Holocaust, Eva Schloss, yang meninggal dunia pada usia 96 tahun. Schloss dikenal luas bukan hanya sebagai penyintas kamp konsentrasi Nazi yang gigih, tetapi juga sebagai saudara tiri dari Anne Frank, penulis buku harian legendaris yang menjadi simbol penderitaan selama Perang Dunia II.

Kepergian Eva Schloss meninggalkan duka mendalam bagi komunitas internasional, terutama bagi mereka yang memperjuangkan hak asasi manusia dan toleransi antarumat beragama. Sepanjang hidupnya, Eva mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk menceritakan pengalaman mengerikannya selama masa pendudukan Nazi, guna memastikan bahwa sejarah kelam tersebut tidak akan pernah terulang kembali di masa depan.

Penghormatan tinggi datang dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari Raja Inggris, Charles III. Raja Charles memuji dedikasi seumur hidup Eva Schloss dalam mengampanyekan perdamaian dan upayanya yang tak kenal lelah untuk “mengatasi kebencian serta prasangka” di seluruh dunia. Bagi sang Raja, Eva adalah sosok inspiratif yang mampu mengubah trauma pribadi yang mendalam menjadi kekuatan positif untuk mengedukasi generasi muda.

Eva Schloss lahir di Wina, Austria, dan keluarganya melarikan diri ke Belanda setelah aneksasi Austria oleh Jerman. Di Amsterdam, keluarganya berteman dekat dengan keluarga Otto Frank. Namun, pada tahun 1944, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-15, Eva dan keluarganya ditangkap oleh Gestapo setelah dikhianati dan dideportasi ke kamp konsentrasi Auschwitz-Birkenau. Meskipun ia dan ibunya berhasil selamat, ayah dan saudara laki-lakinya gugur dalam peristiwa tragis tersebut.

Setelah perang berakhir, ibu Eva, Elfriede Geiringer, menikah dengan Otto Frank pada tahun 1953, yang secara resmi menjadikan Eva sebagai saudara tiri Anne Frank. Sejak saat itu, Eva aktif mempromosikan pesan-pesan kemanusiaan yang terkandung dalam buku harian Anne Frank sambil membagikan kisahnya sendiri melalui berbagai buku dan ceramah di sekolah-sekolah serta lembaga internasional di seluruh dunia.

Warisan Eva Schloss akan terus hidup melalui yayasan dan karya-karya literasi yang ia tinggalkan bagi dunia. Ia telah menjadi suara bagi jutaan jiwa yang tidak sempat bersuara, mengingatkan umat manusia akan pentingnya keberanian, toleransi, dan kasih sayang di tengah dunia yang sering kali terpecah belah oleh konflik.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua