SNANEPAPUA.COM – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini dalam posisi siaga penuh untuk menghadapi ancaman virus “superflu” atau Influenza subclade K. Meskipun hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus positif di wilayah ibu kota, langkah antisipasi dini menjadi prioritas utama guna melindungi warga Jakarta dari potensi penularan virus tersebut.
Pernyataan ini disampaikan oleh Pramono di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap varian baru virus influenza yang dikenal memiliki tingkat penularan cukup cepat. Menurutnya, kesiapsiagaan bukan berarti menciptakan kepanikan di masyarakat, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga ketahanan kesehatan publik. Ia memastikan bahwa seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta telah diinstruksikan untuk memantau situasi secara ketat dan melaporkan setiap indikasi gejala yang mencurigakan.
Selain penguatan di sektor kesehatan, Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyiapkan berbagai skenario mitigasi penularan. Hal ini mencakup peningkatan kapasitas deteksi di laboratorium-laboratorium kesehatan daerah serta penyediaan sarana medis yang memadai di puskesmas maupun rumah sakit. Pramono menekankan bahwa belajar dari pengalaman pandemi sebelumnya, kecepatan respons dan akurasi data adalah kunci utama dalam menekan penyebaran virus secara efektif.
Masyarakat juga dihimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan dasar dalam aktivitas sehari-hari. Pramono mengingatkan pentingnya menjaga imunitas tubuh dan segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan gejala-gejala yang menyerupai flu berat. Sosialisasi mengenai bahaya dan cara pencegahan virus Influenza subclade K akan terus digencarkan melalui berbagai kanal informasi resmi milik pemerintah daerah.
Hingga saat ini, Dinas Kesehatan DKI Jakarta terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan untuk memonitor perkembangan situasi baik di tingkat global maupun nasional. Meskipun status di Jakarta saat ini masih nol kasus, komitmen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas kesehatan masyarakat tetap menjadi fokus utama guna memastikan Jakarta tetap aman dari ancaman superflu.
Editor: SnanePapua
