SNANEPAPUA.COM – Ibu Kota Jakarta kembali menghadapi tantangan serius akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut baru-baru ini. Berdasarkan laporan terbaru, luapan air mulai menggenangi sejumlah titik vital di Jakarta, menyebabkan aktivitas warga terganggu secara signifikan di beberapa wilayah yang terdampak cukup parah.
Data terkini menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 10 Rukun Tetangga (RT) yang saat ini terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Kenaikan debit air ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak dini hari, yang kemudian diperparah oleh meluapnya beberapa aliran sungai utama yang melintasi pemukiman warga.
Tidak hanya kawasan pemukiman, akses transportasi darat juga mengalami kendala besar akibat genangan ini. Sebanyak 23 ruas jalan di berbagai titik strategis Jakarta dilaporkan terendam air, sehingga menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah jalur protokol karena kendaraan sulit melintas dan harus mencari rute alternatif.
Pihak berwenang bersama petugas penanggulangan bencana telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi serta mempercepat penyedotan air menggunakan pompa mobile. Warga yang bermukim di bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air susulan, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan kemungkinan hujan masih akan turun.
Hingga berita ini diturunkan, upaya penanggulangan banjir masih terus dilakukan secara intensif oleh pemerintah provinsi setempat guna meminimalisir dampak kerugian. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi terkini mengenai titik-titik banjir guna menghindari kemacetan dan memastikan keselamatan selama beraktivitas di luar rumah.
Editor: SnanePapua
