Januari 13, 2026

Israel Berulah Lagi, Rencana Perluasan Permukiman Ilegal di Yerusalem Timur Picu Kecaman Dunia

SNANEPAPUA.COM – Otoritas kota Israel dilaporkan tengah membahas rencana ambisius untuk memajukan pembangunan permukiman ilegal di wilayah pendudukan Yerusalem Timur. Langkah ini diprediksi akan kembali memicu ketegangan diplomatik dan kemanusiaan di kawasan yang sudah lama bergejolak tersebut, mengingat status wilayah tersebut yang sensitif.

Rencana perluasan ini muncul di tengah pengawasan internasional yang ketat terhadap aktivitas pembangunan Israel di wilayah Palestina. Yerusalem Timur, yang secara luas dianggap oleh komunitas internasional sebagai wilayah pendudukan, tetap menjadi titik sentral dalam konflik berkepanjangan antara kedua belah pihak yang belum menemukan titik temu.

Diskusi yang dilakukan oleh otoritas kota tersebut mencakup berbagai aspek teknis dan administratif guna mempercepat proyek hunian baru bagi warga Israel. Meskipun langkah semacam ini dianggap ilegal menurut hukum internasional dan berbagai resolusi PBB, Israel terus mengupayakan konsolidasi kontrol atas wilayah tersebut melalui kebijakan permukiman yang agresif.

Banyak pengamat politik internasional mengkhawatirkan bahwa langkah sepihak ini akan semakin menutup peluang bagi tercapainya solusi dua negara yang selama ini diupayakan oleh badan-badan dunia. Perluasan permukiman sering kali berujung pada penggusuran warga lokal Palestina serta perubahan demografi secara paksa yang merugikan stabilitas kawasan.

Hingga saat ini, komunitas internasional terus menyuarakan desakan agar rencana tersebut segera dibatalkan demi menjaga harapan perdamaian di Timur Tengah. Namun, pembahasan di tingkat lokal pemerintahan Israel tampaknya terus berjalan tanpa menghiraukan kecaman yang datang dari berbagai organisasi hak asasi manusia dan negara-negara tetangga.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua