Poin Utama
- Iran menolak membuka Selat Hormuz dengan imbalan gencatan senjata sementara dari AS
- Keputusan diambil oleh pejabat senior Iran setelah pertemuan dengan Washington
- Pembukaan Selat Hormuz tetap menjadi isu sensitif di kawasan Timur Tengah
- Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Iran tidak akan membuka Selat Hormuz dengan imbalan sebuah 'gencatan senjata sementara' yang ditawarkan oleh Amerika Serikat.
SNANE PAPUA – Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Iran tidak akan membuka Selat Hormuz dengan imbalan sebuah ‘gencatan senjata sementara’ yang ditawarkan oleh Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah pertemuan antara kedua pihak pada Senin (6/4/2026). (lihat sumber)
Isu pembukaan Selat Hormuz menjadi perhatian utama karena selat tersebut merupakan jalur strategis bagi perdagangan minyak dunia. Penutupan selat tersebut dapat berdampak besar terhadap pasokan minyak global.
Pejabat Iran menilai bahwa tawaran gencatan senjata sementara tidak cukup untuk membuka Selat Hormuz. Hal ini menunjukkan bahwa Iran tetap mempertahankan sikap keras terhadap Amerika Serikat dalam isu-isu geopolitik di kawasan Timur Tengah.














































