Januari 12, 2026

Iran Membara, Presiden Pezeshkian Janjikan Reformasi Ekonomi Besar-besaran demi Redam Protes Massa

SNANEPAPUA.COM – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, secara resmi menjanjikan perombakan total pada sektor ekonomi negara tersebut di tengah gelombang protes yang terus meluas di berbagai wilayah. Langkah ini diambil sebagai respons atas ketidakpuasan masyarakat yang semakin memuncak terhadap kondisi finansial nasional yang kian memburuk.

Dalam pidato terbarunya yang disiarkan ke seluruh penjuru negeri, Pezeshkian menunjukkan nada bicara yang lebih lunak dan rekonsiliatif. Ia mengakui adanya beban ekonomi berat yang dipikul oleh rakyat Iran, terutama akibat inflasi yang tidak terkendali serta dampak jangka panjang dari sanksi internasional yang mencekik pertumbuhan negara.

Meskipun menawarkan solusi ekonomi sebagai jalan keluar, sang presiden tetap melontarkan tuduhan keras terhadap pihak asing. Ia menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik kerusuhan yang terjadi, dengan alasan bahwa kekuatan luar tersebut sengaja memicu ketegangan untuk mengacaukan stabilitas keamanan di dalam negeri Iran.

Hingga saat ini, eskalasi protes di lapangan dilaporkan telah menelan korban jiwa hingga puluhan orang. Demonstrasi yang awalnya dipicu oleh kenaikan harga kebutuhan pokok kini telah berkembang menjadi gerakan massa yang lebih luas, menuntut perubahan kebijakan pemerintah yang lebih transparan dan berpihak pada rakyat kecil.

Pemerintah Iran kini berada di bawah tekanan besar untuk segera merealisasikan janji reformasi tersebut. Masyarakat dunia tengah memantau apakah komitmen Pezeshkian akan membawa perubahan nyata pada kesejahteraan warga, atau sekadar menjadi upaya retorika untuk meredakan ketegangan politik yang sedang membara di Teheran dan kota-kota besar lainnya.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua